Hari ini (15-07-19) adalah hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2019/2020. Para siswa beserta guru dan karyawan SMA negeri 2 Surakarta telah mempersiapkan diri di halaman sekolah untuk mengikuti upacara dalam rangka pembukaan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Pembukaan kegiatan MPLS ini ditandai dengan pelepasan empat burung dara. Melepas burung dara ke alam luas agar terbang setinggi -tingginya mempunyai maksud dan tujuan agar siswa sukses menggapai cita-citanya setinggi mungkin.



Selain melepas burung dara, upacara pembukaan ini juga diisi dengan penyerahan reward (penghargaan) kepada siswa siswi SMAN 2 Surakarta (kelas XI dan XII) yang telah berhasil dalam menjuarai kegiatan baik akademis maupun non akademis. Diharapkan dengan pemberian reward ini bisa memotivasi siswa siswi yang lain baik siswa baru maupun siswa kelas XI dan XII untuk selalu semangat belajar mengasah bakat dan kemampuan sehingga memberikan nilai lebih kepada SMAN 2 Surakarta di mata masyarakat



Setelah upacara pembukaan MPLS selesai, siswa siswi kelas X menuju ke Aula untuk diperkenalkan kepada Bapak Ibu Guru SMAN 2 Surakarta yang akan mengajar mereka selama tiga tahun mendatang. Sedangkan untuk siswa kelas XI dan XII mengikuti kegiatan pengenalan aplikasi RuangGuru dan pengenalan beberapa lembaga bimbingan belajar seperti Neutron dan Primagama.

Mendikbud dalam membuka kegiatan MPLS di salah satu sekolah di Jakarta berpesan bahwa setiap anak memiliki keistimewaan. Ia meminta para guru tidak memiliki pandangan negatif terhadap anak didiknya. “Pesan saya, cermati oleh para guru, setiap anak punya keunikan, punya keistimewaan. Jangan sampai guru memiliki pandangan negatif terhadap anak. Punya anak punya keistimewaan. Semua anak pintar, apakah dia bisa digali kecerdasannya, itu tergantung gurunya,” ujar Muhadjir. Bapak Muhadjir juga berpesan kepada para senior di sekolah agar selalu menjaga adik-adik kelasnya. Beliau menginginkan para siswa belajar tanggung jawab sejak dini.”Pesan saya kepada para kakaknya, mohon adik-adiknya dilindungi, diawasi. Kalau ada adik-adiknya ada hal yang kurang baik, mendapat ancaman, mohon berikan perlindungan kepada adik-adiknya. Kalau sejak dini sudah diajari tanggung jawab, akan bermanfaat di kemudian hari,” tuturnya.

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-4624061/tinjau-hari-pertama-sekolah-mendikbud-beri-pesan-ke-guru-dan-murid

Mari berbagi...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *